Proses perhitungan volume pekerjaan bangunan butuh kesabaran

Menghitung Volume Pondasi Cakar Ayam dan Kebutuhan Bahan Begini Pas

Perlu latihan secara rutin, agar mahir menghitung volume pondasi. Syarat pertama adalah paham membaca gambar bangunan. Beserta istilah, notasi, simbol atau kode yang tercantum. Kemudian, silahkan bayangkan. Bahwa seakan-akan bahwa gambar tersebut sudah jadi. Dan, berada di hadapan Anda.

Proses perhitungan volume pekerjaan bangunan butuh kesabaran

 

Tahap persiapan

Agar hitungan volume pondasi akurat, tahap awal yang harus Anda persiapkan adalah gambar. Meliputi gambar denah, gambar, potongan, dan detail pondasi.

Sekiranya telah lengkap. Silahkan pelajari, dan periksa apakah ada yang kurang. Kurang disini maksudnya bisa saja tentang keterangan (spesifikasi / ukuran) material. Dan, jikalau ditemukan hal-hal yang demikian. Langkah-langkah yang Anda lakukan adalah:

Menanyakan kepada konsultan perencana

“Apakah ada gambar yang lebih detail. Atau menunggu revisi gambar dulu, baru Anda menghitung volume pondasi (?)”.

Pertanyaan tersebut layak sampaikan, jika kontak perencana ada pada kop gambar. Tetapi, bila tidak ada. Kemungkinan terburuk adalah menghitung volume mengikuti apa adanya gambar pondasi. Dengan segala konsekuensinya.

Melengkapi gambar sendiri

Sekalipun Anda bukan konsultan yang merancang gambar pondasi. Tapi, sangat bijaksana bila Anda mengeluarkan susulan gambar. Untuk memudahkan hitung volume pondasi. Bilamana gambar yang diterima belum lengkap. Dan, kontak sang perencana tidak ditemui.

Proses perhitungan volume dan bahan pondasi cakar ayam

Semisal ukuran pondasi cakar ayam adalah 60×60 cm. Dengan jumlah 10 buah. Seperti terlihat pada gambar berikut.

menghitung volume pondasi cakar ayam ukuran 60x60 cm

a. Rincian pekerjaan dan volume

Galian tanah untuk pondasi = 0,7 x 0,7 x 0,7 x 10 buah = 3,43 m3
Pasir urug = 0,05 x 0,6 x 0,6 x 10 buah = 0,18 m3
Lantai kerja. Menggunakan agregat halus mutu B1 = 0,05 x 0,6 x 0,6 x 10 buah = 0,18 m3
Bekisting papan = ((0,15 x 0,6 x 4) + (0,2 x 0,45 x 4)) x 10 buah = 7,2 m2
Besi tulangan:

  1. Ø12 mm = 0,8 x 4 x 10 x 0,89 kg/m = 28,48 kg
  2. Ø10 mm = 0,6 x 12 x 10 x 0,62 kg/m = 44,64 kg
  3. Ø6 mm = 0,85 x 6 x 10 x 0,45 kg/m = 32,95 kg

Cor beton K-250 site mix = ((0,125 x 0,6 x 0,6) + (0,2 x 0,2 x 0,5)) x 10 bh = 0,65 m3

b. Anggaran biaya

Setelah menghitung volume pondasi. Selanjutnya adalah membuat rekapitulasi. Rekapitulasi ini bertujuan untuk pengajuan penawaran harga borongan. Atau, sekedar untuk anggaran pelaksanaan pekerjaan.

Oke, dalam hal ini kita anggap masih tahap penawaran. Berarti penyusunan anggaran dilakukan berdasarkan AHSP bangunan. Oleh sebab itu, rincian pekerjaan harus ringkas. Artinya, tidak perlu mencantumkan analisa perhitungan. Maupun, setiap rincian pekerjaan.

Penawaran pekerjaan pondasi cakar ayam, hanya terdiri dari 6 item. Lengkap dengan contoh harga satuan seperti berikut:
1. Galian tanah = 3,43 m³ x Rp 75.000,- = Rp 257.250,-
2. Urug tanah kembali = 3,08 m³ x Rp 25.000,- = Rp 77.000,-
3. Lantai kerja = 0,18 m³ x Rp 650.000,- = Rp 117.000,-
4. Bekisting = 7,2 m² x Rp 225.000,- = Rp 1.620.000,-
5. Pembesian = 106,07 kg x Rp 18.000,- = Rp 1.909.260,-
6. Beton K-250 = 0,65 m³ x Rp 1.300.000,- = Rp 845.000,-

Jadi total biaya pelaksanaan pekerjaan adalah sebesar Rp 4.825.510,-

c. Cara hitung kebutuhan bahan

Mengacu pada hitung volume pondasi di atas. Sangat mudah untuk mengetahui kebutuhan bahan. Contoh perhitungan sebagai berikut:

Kayu papan untuk bekisting

Semisal menggunakan ukuran lebar 15 cm, dan panjang 2,0 meter. Berarti per lembar papan tersebut adalah 0,30 m2. Nah, kebutuhan papan secara keseluruhan adalah:
= 7,2 : 0,3 m2
= 24 lembar.

Besi beton untuk tulangan

Perhatikan angka-angka berikut. Semua berasal dari hitung volume pondasi. Rumus menghitung kebutuhan material adalah = Berat Total : Berat Satuan : 12,0 meter. Hasilnya adalah:

  1. Besi beton Ø6 mm = 6,1 btg
  2. Ø10 mm = 6,0 btg
  3. Ø12 mm = 2,7 btg

Penting diketahui. Selain kebutuhan material utama. Masih ada loh tambahan material bantu. Apa?. Yakni paku. Yang berfungsi untuk pemasangan bekisting. Dan, kawat bendrat. Untuk merangkai besi tulangan.

Kedua material ini umumnya tidak termasuk dalam menghitung volume pondasi. Tapi, pada saat pelaksanaan wajib ada. Kalau tidak, dipastikan pondasi cakar ayam tidak bagus. Kebutuhan material ini relatif sedikit. Oleh sebab itu, perhitungan kebutuhan bahan sering dilakukan dengan cara taksir.

Rincian biaya pekerjaan termasuk apa saja?

Biaya pekerjaan konstruksi bangunan adalah meliputi 5 hal beriku:

  1. Pengadaan material dan alat
  2. Ongkos/upah kerja
  3. Profit
  4. Pajak
  5. Lain-lain.

Oleh sebab itu, jikalau dalam penawaran harga, atau dalam rincian item pekerjaan tidak tercantum. 5 komponen biaya di atas sudah otomatis termasuk dalam perhitungan biaya. Bahkan, harus dipersiapkan sejak awal. Sebelum pekerjaan bangunan mulai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh bantuan untuk Aplikator Material Baja & Perhitungan Struktur Bangunan? Ayo Chat dengan kami!