Salah satu material/alat bantu kerja yang paling dibutuhkan untuk proyek bangunan adalah bekisting. Secara singkat disebut bekisting bangunan. Karena mayoritas pekerjaan bangunan memerlukan, bahkan justru pada awal-awal pelaksanaan pekerjaan. Maka bekisting selalu mendapat perhatian serius dari pekerja, hingga engineer. Luar biasa bukan?.

Tapi tahu kah sobat sekalian, bekisting terbuat dari apa?. Fungsinya apa?, dan dikerjakan oleh siapa?. Simak ulasan dalam artikel ini. Dasar-dasar tentang bekisting bangunan akan saya kupas tuntas pada bagian pertama ini. Artikel ke-2 (sambungan) akan membahas tentang perhitungan biaya.
Kegunaan dan jenis-jenis bahan
Bekisting berguna sebagai wadah untuk mencetak struktur beton yang ada pada satu bangunan. Misalnya foot plat, sloof, kolom, balok hingga plat lantai yang terbuat dari cor beton bertulang, maupun tidak bertulang.
Singkatnya, bekisting bangunan hanya digunakan untuk pekerjaan yang berkaitan dengan beton. Oleh sebab itu, material yang digunakan untuk membuat bekisting harus yang kuat. Diantara sekian banyak material dan bahan bangunan, paling bagus untuk bekisting adalah:
a. Material kayu
Bekisting kayu banyak digemari karena cocok untuk segala pekerjaan beton. Selain itu, tergolong murah serta pemasangan mudah. Artinya bisa dilakukan langsung di lokasi pasang, pula dengan cara prefabrikasi. Alias pabrikasi di tempat lain lebih dulu. Kemudian di proyek melakukan pemasangan.
Kaitannya dengan proses prefab, material kayu mirip dengan material baja. Yaitu mudah dibentuk dan pemasangan dapat dilakukan dengan cara baut. Maka dari itu, proses pembuatan bekisting bangunan tidak harus di proyek. Tapi, bisa dilakukan di workshop, atau tempat lain.
Material kayu yang sering digunakan untuk membuat bekisting adalah: papan, triplek dan kayu usuk yang berguna sebagai rangka. Sementara papan atau triplek adalah untuk cetakan beton bagian lantai, dan dinding.
b. Plat baja
Begisting bangunan yang mulai naik daun saat ini adalah seperti terlihat pada gambar dibawah. Yaitu terbuat dari plat baja lembaran. Atau, sering disebut plat baja hitam.
Walau disebut bekisting plat baja, sebenarnya material bekisting bukan hanya plat baja. Tapi, terdapat material baja lain yang berguna sebagai frame. Yakni besi siku. Namun karena kedua material tersebut 1 rumpun, maka cetakan beton ini familiar dengan nama bekisting plat baja.
Kelebihan bekisting ini adalah
- Bisa digunakan berulang-ulang. Sehingga Anda tidak perlu membuat bekisting setiap ada proyek baru.
- Pemasangan dilakukan dengan cara baut. Sehingga dijamin kokoh, dan cepat selesai.
- Cara memperoleh beksiting plat baja ada 2 macam. Yakni dengan cara sewa, atau bikin sendiri.
Sementara itu, dibanding dengan bekisting bangunan yang terbuat dari kayu. Kelemahan beksiting plat baja antara lain:
- Cukup berat. Sehingga pemasangan harus dilakukan oleh tenaga kerja yang banyak.
- Biaya pengadaan bekisting dengan cara sewa relatif lebih mahal, karena adanya biaya kirim dan biaya kerusakan yang dikenakan ke penyewa (jasa konstruksi/kontraktor).
- apalagi dengan cara bikin sendiri. Membutuhkan biaya yang sangat besar.
Terkait pengadaan bekisting yang dilakukan secara mandiri oleh kontraktor. Walaupun awal biaya besar, tapi karena pemakaian jangka panjang, bekisting plat baja tetap menguntungkan. Sebab dapat digunakan secara berulang untuk berbagai jenis proyek bangunan.
c. Fibberglass
Selain terbuat dari material baja, bekisting bangunan model baru ialah terbuat dari fibberglaass. Secara umum cara pemasangan kedua bekisting prefabrikasi ini sama. Yaitu menggunakan sistem baut mur. Hanya dari segi ketahanan dan kekuatan, bekisting fibberglass kalah jauh dibanding bekisting baja.
Kelemahan material fibberglass yang pertama adalah mudah retak. Akibat benturan benda keras. Atau, disebakan oleh usia pakai. Oleh sebab itu, material ini tidak tahan lama. Serta pada saat digunakan untuk cetakan cor beton, harus hati-hati. Supaya tidak bocor.
d. PVC
Material PVC muncul sebagai alternatif bekisting fibberglass. Sebab lebih kuat dan kokoh. Pula dari segi biaya, bekisting PVC jauh lebih murah dibanding bekisting plat baja. Sementara itu, soal usia pakai ternyata PVC mampu mengimbangi material plat baja.
Maka dari itu, kehadiran bekisting PVC pada proyek bangunan tergolong solusi atas bekisting bangunan yang sudah sebelumnya. Yang dianggap masih memiliki beberapa kelemahan.
Tapi, yang menjadi permasalahan serius adalah pengadaan material PVC itu sendiri. Untuk dijadikan bahan cetakan beton, harus di produksi oleh pabrik. Alias tidak boleh bikin sendiri. Layaknya material kayu, besi dan fibberglass.
Soal pengadaan bekisting PVC hanya ada 2 pilihan. Jasa konstruksi harus beli, atau rental. Sejajuh pengamatan saya selama ini, lebih banyak yang sewa. Nah, persoalannya ada disini. Ternyata biaya sewa bekisting PVC, jauh lebih murah dibanding bekisting bangunan yang terbuat dari fibberglass, maupun plat baja lembaran.

Ragam bentuk dan komponen bekisting kayu
Bentuk bekisting ada 4 macam, yakni: 1]. Kubus, 2]. Tabung kotak, 3]. Berbentuk cerobong, dan 4. Flat/datar. Syarat bekisting-bekisting ini agar layak digunakan semua sama, yaitu:
- Ukuran bahan harus presisi,
- Mudah bongkar pasang,
- Kualitas bekisting bagus,
- Bekisting tersedia sesuai kebutuhan struktur beton. Hal ini bertujuan agar kualitas beton sama rata.
- Setiap sambungan benar-benar kuat, dan rapat. Supaya tidak rembes.
Hal non teknis yang wajib Anda perhatikan, terkait pemasangan. Yaitu soal kelengkapan komponen bekisting bangunan. Secara langsung sangat berpengaruh pada proses pengecoran, serta mutu struktur bangunan.
Setidaknya setiap bekisting terdiri dari 4 macam komponen yakni:
- Rangka sekaligus wadah sambungan
- Dinding, dan/atau lantai bekising
- Alat sambung (bau/paku)
- Skur pengaku
Demikian. Jangan lupa simak ulasan kami bagian yang kedua dengan judul: Cara Menghitung Biaya Pemasangan Bekisrinfmg Kayu. Persembahan dari para engineer berpengalaman bajasatu.com
[…] dari artikel pertama. Kali ini saya bagi pengalaman dan pengetahuan, tentang cara menghitung volume, dan anggaran […]