Warna Penandaan Kualitas Baja Profil Dan Kegunaan

Kualitas baja profil seperti WF, H Beam, besi siku, besi pipa, UNP dan CNP maupun besi holow dapat diketahui dari: 1]. Deskripsi spesifikasi material, dan 2]. Warna khusus yang diberi pada kedua penampang (ujung) baja profil.

Maksud dan tujuan pemberian tanda warna

Pemberian warna khusus pada material baja profil dimaksud untuk memudahkan produsen, penjual maupun pengguna untuk membedakan antara kualitas material yang satu dengan yang lain.

Secara khusus bagi produsen baja, pemberian warna pada material baja profil perlu dilakukan mengingat banyaknya ragam produk sejenis yang dihasilnya. Misal baja WF adalah terdiri dari berbagai macam ukuran. Mulai terkecil adalah WF 100×50 sampai dengan WF 588×300.

Sementara itu, kualitas baja WF tersebut tidak selalu sama. Oleh sebab itu perlu diberi tanda dengan cat warna-warna tertentu. Demikian pula bagi para penjual (toko/distributor), hal tersebut membatu mereka untuk memudahkan transaksi dengan pembeli.

Sendangkan dari pihak pengguna. Dalam hal ini termasuk para MK (Manajemen Konstruksi). Dengan adanya penandaan tersebut maka cukup mudah melakukan pengawasan terhadap material-material baja yang akan digunakan sebagai bahan bangunan. Bahkan sejak pada saat pembuatan gambar kerja konstruksi bangunan.

4 warna yang menandakan kualitas baja profil

Antara lain:

Hijau

Adalah pertanda bahwa material tersebut kelas baja BjP 34 atau setara dengan SS.34. Memiliki tegangan tarik 34-44 kgf/mm² (330 – 430 N/mm²)

Diantara banyaknya material baja profil yang sering ditandai dengan warna daun ini antara lain: besi CNP, besi holow serta besi siku dan pipa ukuran kecil.

Penting diketahui besi ukuran kecil dalam hal ini adalah dibawah 50 mm. Misal besi siku 4×4 dan 3×3. Dan besi pipa Ø2”; 1,5” dan 1”.

Kuning

Menandakan bahwa material tersebut kelas baja BjP 41 atau setara dengan SS.41. Dengan kekuatan tegangan tarik antara 41-52 kgf/mm² (400 – 510 N/mm²).

Material yang paling banyak dengan standar kualitas warna kuning adalah baja WF, H Beam, serta UNP, besi pipa dan siku ukuran besar.

Biru

Menunjukkan bahwa kualitas material baja BjP 50 atau setara dengan SS.50. Dengan kekuatan tegangan tarik antara 50 sampai 62 kgf/mm² (490 – 610 N/mm²).

Material jenis ini tergolong jarang dipakai untuk kontruksi bangunan, kecuali pada kondisi/keperluan tertentu. Akan tetapi pada pekerjaan kontruksi jalan kereta api kualitas baja BjP 50 dan BjP 55 banyak digunakan. Yaitu untuk rel kereta api.

Abu-abu

Adalah pertanda bahwa kualitas baja profil adalah BjP 55 atau setara dengan SS.55. Memiliki tegangan tarik lebih dari 55 kgf/mm² (≥ 540 N/mm²).

Oh iya penting diketahui standar kualitas mutu material baja ini akan lebih siignifikan Anda butuhkan jikalau hendak melakukan perhitungan kekuatan struktur bangunan. Jadi diatas kerta memang sepintas tidak perlu. Akan tetapi ketika Anda ingin mengetahui sejauh mana kekuatan bangunan yang akan Anda buat, maka Anda membutuhkan standar kualitas ini untuk dasar perhitungan.

Deskripsi material berdasarkan label

Selain berdasarkan warna deskripsi dan spesifikasi material baja profil bisa juga diketahui dari label produk. Label ini umumnya berukuran kurang dari 10 cm persegi, dan di tempel pada ujung material baja. Sehingga mudah dikenali dan dibaca.

Pada label tersebut tercantum:

  • Nama perusahaan produsen baja dan asal negara
  • Merek
  • Nama produk dan ukuran lengkap
  • Standar kualitas baja
  • Tanggal produksi
  • Nomor registrasi SNI (Standar Nasional Indonesia)
  • NPB (Nomor Pendaftaran Barang) pada Dinas Industri dan Perdagangan

Kelebihan dan kekurangan penandaan material

Di antara 2 jenis cara mengenali material baja diatas, penandaan dengan warna memang sangat mudah dan praktis. Artinya Anda dapat mengetahui kualitas material hanya dengan pengamatan langsung, serta dari jarak yang jauh. Akan tetapi, dengan cara itu Anda tidak bisa mengetahui ukuran material.

Berbeda dengan cara membaca label. Seketika itu juga Anda akan mengetahui seluk beluk material tersebut. Pun demikikan harus diketahui bahwa tidak semua material baja dilengkapi dengan label produk. Oleh sebab itu, baik metode pertama maupun metode kedua ini adalah saling melengkapi.

Bilamana Saudara ragu tentang kualitas baja. Sebab tidak dilengkapi dengan penandaan warna atau label produk. Sebaiknya tanyakan kepada penjual. Dan minta sertifikasi produk tersebut. Hal ini untuk menjamin bahwa material yang Anda pakai untuk kontruksi bangunan benar-benar berkualitas.

Upaya ini juga sangat efektif untuk mencegah beredarnya material-material baja banci beredar di pasaran. Yang mana akan membuat nama baik Pemborong jadi buruk di mata masyarakan.

Butuh bantuan untuk Aplikator Material Baja & Perhitungan Struktur Bangunan? Ayo Chat dengan kami!