Oleh Ditjen Bina Marga lingkup pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan terdiri dari 2 kelompok besar, yaitu pekerjaan spesifikasi umum dan spesifikasi khusus.

Ragam pekerjaan spesifikasi umum
Terbagi lagi menjadi 9 kelompok. Masing-masing kelompok sebagai berikut:
A. Umum
Adalah serangkaian pekerjaan yang tergolong dalam proses persiapan (pra konstruksi), meliputi:
- Membuat ringkasan pekerjaan
- Mobilisasi tenaga kerja, alat dan bahan
- Membuat kantor lapangan dan fasilitasnya
- Fasilitas dan pelayanan pengujian
- Transportasi dan penanganan
- Pembayaran sertifikat bulanan
- Penyusunan sistem pembayaran
- Manajemen dan keselamatan lalu lintas
- Kajian teknis lapangan
- Menentukan standar rujukan pekerjaan
- Menghitung kebutuhan bahan dan penyimpanan
- Menjadwal pelaksanaan konstruksi jalan dan jembatan
- Prosedur perintah perubahan (Addendume)
- Prosedur penutupan kontrak (serah terima pekerjaan)
- Dokumen rekaman proyek
- Pekerjaan pembersihan
- Pengamanan lingkungan hidup
- Relokasi utilitas dan pelayanan yang ada
- Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
- Pengujian pengeboran
- Manajemen mutu
B. Pekerjaan Tanah
Rincian pekerjaan tanah pada proyek konstruksi jalan dan jembatan tidak banyak. Karena lingkup pekerjaan hanya sebatas sisi kanan dan kiri ruas jalan/jembatan. Jadi berbeda jauh dengan proyek konstruksi bangunan gedung dan permukiman. Antara lain:
- Galian
- Timbunan / urug kembali
- Penyiapan badan jalan
- Pembersihan, pengupasan dan pemotongan pohon
- Geotekstil
C. Drainase
Pekerjaan drainase dapat dilakukan secara sempurna jikalau diawali dengan pekerjaan tanah. Mengapa demikian?. Sebab sebagian besar pekerjaan tanah dilakukan untuk keperluan drainase. Dengan kata lain, dimana ada pekerjaan drainase disitu pasti terdapat pekerjaan tanah.
Ragam pekerjaan drainse pada konstruksi jalan dan jembatan adalah:
- Selokan dan saluran air
- Pasangan batu dengan mortar
- Gorong-gorong dan drainase beton
- Drainase porous
D. Pelebaran perkerasan dan bahu jalan
- Pelebaran perkerasan
- Bahu jalan
E. Perkerasan berbutir dan perkerasan beton semen
- Lapis pondasi agregat
- Perkerasan berbutir tanpa penutup aspal
- Perkerasan beton semen
- Lapis pondasi semen tanah
- Lapis beton semen pondasi dan pondasi bawah (Cement Treated Base CTB dan Cement Treated Subbase CTSB)
F. Perkerasan aspal jalan dan jembatan
- Lapis resap pengikat dan lapis perekat
- Laburan aspal satu lapis (Burtu) dan laburan aspal dua lapis (Burda)
- Campuran beraspal panas
- Lasbutag dan latasbusir (tidak berlaku dalam Spesifikasi Umum ini)
- Campuran aspal dingin
- Lapis penetrasi macadam
- Pemeliharaan dengan laburan aspal (Buras)
G. Struktur konstruksi jalan dan jembatan
- Terdiri dari:
- Struktur beton bertulang
- Beton pratekan
- Baja tulangan
- Baja struktur
- Pemasangan jembatan rangka baja
- Pondasi tiang
- Pondasi sumuran
- Adukan semen
- Pasangan batu (belah, tempel, batu bata dan sebagainya)
- Pasangan batu kosong dan bronjong
- Sambungan ekspansi (Expansion Joint)
- Perletakan (Bearing)
- Sandaran (Railing)
- Papan nama jembatan
- Pembongkaran struktur
- Drainase lantai jembatan
H. Pengembalian kondisi (pekerjaan minor)
Pekerjaan minor konstruksi jalan dan jembatan adalah proses pengembalian suatu kondisi yang dianggap tidak memenuhi standar rujukan, antara lain pengembalian kondisi pada:
- Perkerasan lama
- Bahu jalan lama dengan bahan pengeras aspal
- Selokan, saluran air, galian, timbunan dan penghijauan
- Konstruksi jembatan
- Jalan dan pengatur lalu lintas
I. Pekerjaan Pemeliharaan Rutin
- Pekerjaan harian
- Pemeliharaan rutin perkerasan, bahu jalan, drainase, perlengkapan jalan dan jembatan
- Pemeliharaan jalan samping dan jembatan

Spesifikasi khusus pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan
Artinya uraian pekerjaan yang disusun oleh tuntutan pekerjaan yang bersifat spesifik. Sehingga dianggap bagian dari pekerjaan khusus. Oleh sebab itu HSP (Harga Satuan Pekerjaan) yang satu dengan yang lain kemungkinan tidak sama. Sebab perhitungan biaya umumnya dilakukan tidak mengacu pada koefisien-koefisien yang sudah ada. Melainkan oleh asumsi dari masing-masing yang melakukan perhitungan biaya.
Spesifikasi khusus konstruksi jalan dan jembatan adalah menjelaskan tentang:
- Beton tailing
- Rumput vetiver
- Grouting di bawah perkerasan jalan beton
- Lapis pondasi pasir aspal
- Penanganan tanah lunak dengan beban timbunan tambahan sementara
- Pemeliharaan dengan aspal seal coat
- Shortcrete
- Kerb beton untuk jalan
- Beton fast track
- Beton kadar garam tinggi
- Cold mix recycling by foam bitumenbase
- Cement treated recycling base
- Geotextile
- Lapis penetrasi macadam asbuton
- Campuran beraspal panas dengan asbuton lawele
- Pemasangan kerb pracetak
- Slurry seal
- Campuran dingin asbuton emulsi
- Campuran hangat/panas asbuton
- Perkerasan jalan beton semen pracetak-prategang
- Material ringan dengan mortar busa untuk konstruksi jalan
- Spesifikasi khusus interim penyalir vertikal prefabrikasi dan instrumentasi geoteknik
- Spesifikasi khusus interim instrumentasi geoteknik, geomembran dan geogrid untuk Jaring Pengaman Lereng Buatan
Demikian uraian ragam jenis pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan. Hal ini penting diketahui untuk membuka wawasan Anda bahwa pekerjaan konstruksi bangunan sangat beragam.
Pekerjaan konstruksi bangunan tidak hanya yang terdapat di daratan dan kota. Tetapi termasuk yang berhubungan dengan air, atau yang sering disebut dengan pekerjaan SDA (Sumber Daya Air). Serta daerah-daerah yang belum tersentuh oleh pembangunan. Maka dari itu untuk melakukan pemerataan pembangunan perlu membuka jalan baru dan jembatan.
Sumber:
Lampiran Permen PUPR Nomor 28 Tahun 2016 Tentang AHSP Bidang Umum, SDA, Cipta Karya dan Bina Marga
[…] Membuat jalan sementara […]