Pile Cap berasal dari bahasa Inggris, yang berarti tumpukan topi. Pada proyek bangunan istilah tersebut tidak asing lagi. Sebab sejak dahulu nama tersebut tetap digunakan, walaupun arti sebenarnya bukan demikian. Bahkan fungsi pile cap tidak ada sangkut pautnya dengan topi yang bertumpuk.

Definisi, fungsi dan letak pile cap
Pile cap adalah sebuah elemen penting pada struktur pondasi bangunan gedung, maupun bangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang berfungsi sebagai distributor beban yang berasal dari atas bangunan, untuk diteruskan kedalam tanah melalui pondasi 1 buah tiang pancang, atau lebih.
- Penentuan letak pasang pile cap
Berdasarkan definisi ini, jelas terlihat antara letak pemasangan, dan fungsi pile cap berkaitan erat. Bahkan boleh disebut bahwa fungsi menentukan letak pasang. Jangan dibalik iya, sobat!. Bukam pemasangan yang menentukan fungsi. Bahaya!. Ntar, struktur bangunan pasti tidak kokoh.
Pun, sesuai dengan proses perancangan struktur bangunan. Jasa arsitek selalu lebih dulu menetapkan fungsi sebuah konstruksi bangunan. Lalu, menentukan tempat pemasangan yang tepat. Hingga, dimensi material yang akan digunakan. Demikian halnya dengan pemasangan pile cap.
- Hubungan pile cap dengan struktur bangunan yang lain
Letak pasang pile cap seperti terlihat pada gambar sebelumnya. Yakni berada dalam tanah. Tepatnya persis diatas tiang pancang, serta dibawah kolom pedestal beton. Silahkan srool halaman ini untuk melihat gambar yang dimaksud. Sudah terlihat?.
Karena terhubung langsung dengan tiang pancang, dan kolom beton. Maka, pemasangan pile cap dengan 2 elemen tersebut harus sempurna. Dengan demikian, dipastikan fungsi pile cap jadi maksimal untuk mendistribusikan momen bangunan.

Ragam bahan pile cap
Secara global bahan/material untuk membuat plie cap dapat dikelompokkan menjadi 2 macam, yaitu:
a. Material inti
Atau disebut material utama untuk membuat pile cap. Pun, terbagj 2 macam, yakni: 1]. Besi tulangan, dan 2]. Cor beton.
Besi tulangan pile cap
Sama dengan struktur beton pada umumnya, besi tulangan yang digunakan untuk mendukung fungsi pile cap agar maksimal adalah terbuat dari besi beton polos, dan besi beton ulir. Jadi, ada 2 macam.
Adapum penggunaan kedua besi beton pada pile cap adalah tergantung ukuran, bentuk dan kekuatan yang diharapkan dari sebuah pile cap. Makin besar ukuran kepala pancang tersebut, maka semakin besar peluang menggunakan besi beton ulir.
Oh iya sobat bajasatu, kepala pancang adalah istilah dilapangan/site untuk pile cap. Istilah ini familiar di kalangan pekerja bangunan, khususnya tukang batu dan besi. Disebut kepala pancang karena layaknya sebuah kepala pada tiang pancang.
Cor beton
Selain besi tulangan, material cor beton yang digunakan untuk pile cap pun terdiri dari beberapa macam. Antara lain: air, pasir, semen, kerikil dan bahan pengeras beton. Bahan-bahan cor ini bisa Anda peroleh dengan 2 cara:
- Bikin sendiri di proyek dengan cara manual, dan/atau bantuan alat pengaduk semen. Atau sering disebut molen.
- Beli jadi dari perusahaan penyedia clr beron. Seperti Adymix, dan masih banyak lagi perusahaan yang bergerak dibidang ini.
Dengan demikian fungsi pile cap benar-benar bagus. Selain material buatan, ternyata bahan untuk membuat pile cap pun terdapat material alam. Hal ini sangat bagus untuk lingkungan. Terutama tanah sekitar pemasangan pondasi bangunan. Tidak tercemar oleh bahan-bahan kimia yang berasal dari material dan bahan bangunan.

b. Material bantu
Sebuah pile cap dapat Anda buat dengan bagus (sempurna dan berkualitas) dengan cara menggunakan material bantu. Antara lain bekisiting, paku, bendrat, patok kayu/bambu dan sebagainya.
Material-material ini sebenarnya tidak berhubungan langsung dengan fungsi pile cap. Tetapi, terhadap bentuk dan ukuran. Pula, sifatnya sementara. Sebab setelah pile cap selesai, maka material bantu harus Anda bongkar. Jadi, peran material bantu boleh dibilang sebentar saja.
Bentuk-bentuk pile cap dan tujuan pemasangan
Secara logika. Bila bentuk pile cap biasa-biasa saja, berarti kegunaan pile dipastikan tidak ada yang spesial. Demikian sebaliknya. Bila pile cap dibuat diluar kebiasaan. Dalam hal ini baik dari segi bentuk, maupun ukuran. Berati fungsi pile cap adalah khusus.
Nah, bicara tentang bentuk besi tulangan dan cor beton pile hanya ada 2 macam, yaitu:
i. Menyerupai kubus
Disebut demikian karena dimensi pile cap yang teriri dari P x L x T (Panjang, Lebar dan Tinggi/Tebal) tidak persis sama. Tapi, mendekati. Contoh ukuran pile cap yang menyerupai kubus adalah: 60x60x40 cm, dan 50x50x30 cm.
Untuk jenis ini, panjang dan lebar ple cap umumnya dibuat sama. Tapi, tebal pile cap cenderung lebih tipis. Oleh sebab itu tidak 100% seperti kubus. Tapi, menyerupai.
ii. Bentuk balok
Fungsi pile cap yang spesial umumnya dicapai dengan bentuk ini. Tepatnya, digunakan untuk struktur bangunan bentang lebar. Seperti untuk membuat pondasi jembatan, konstruksi dak atau gudang/pabrik bentangan besar.
Oleh sebab itu, dimensi pile cap yang berbentuk balok, selalu lebih besar dibanding bentuk kubus. Contoh ukuran adalah 60x120x50 mm; 80x150x60 cm, dan seterusnya.
Cara menentukan ukuran kepala pancang
Satu-satunya metode penentuan ukuran material, kelas mutu beton, hingga kekuatan pile cap adalah dengan cara analisa struktur. Boleh pakai sorftware SAP2000, atau ETABS. Tambah dengan perhitungan manual, sebagai backup, atau cros cek. Dengan demikian fungsi pile cap akan tercapai dengan sempurna.
Beberapa waktu lalu tentang analisa struktur bangunan telah saya posting di website ini. Tetapi, tentang balok baja. Sebagai gambaran, proses perhitungan kekuatan pile cap. Anda boleh membaca artikel tersebut melalui tautan ini.
Selanjutnya, bila Anda membutuhkan mentoring, atau jasa perhitungan struktur bangunan. Silahkan kontak kami, melalui Whatsapp atau kolom komentar dibawah artikel ini.
