Contoh Perhitungan Biaya Pemasangan Batu Belah Dan Kebutuhan Bahan [Part 4 of 4]

Salah satu pekerjaan bangunan tahap pertama yang harus Anda lakukan untuk membangun rumah adalah memasang pondasi. Tapi, sebelum pekerjaan tersebut mulai. Sebaiknya biaya pemasangan batu belah Anda hitung lebih dulu. Supaya Anda tahu budget pekerjaan tersebut. Pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan yang lain juga demikian. Masing-masing harus memiliki anggaran.

Oh iya. Disini saya pilih salah satu jenis pondasi yang familiar untuk bangunan rumah 1 lantai. Yakni pondasi batu belah. Sebagaimana terlihat pada gambar perspektif berikut. Denah pondasi terlihat lengkap dengan ukuran, dan organisasi ruang. Karena 1 lantai, maka bangunan rumah tidak perlu pakai cakar ayam.

Perspektif denah pondasi batu belah untuk rumah 1 lantai

Sub jenis pekerjaan dan perhitungan biaya pemasangan batu belah

Sub pekerjaan pondasi batu belah terbagi lagi menjadi 4 macam, sebagai berikut:

a. Gali tanah

Pekerjaan ini dilakukan mengacu pada ukuran dengan pondasi. Berdasarkan gambar denah, total panjang (P) pondasi rumah adalah: 74,50 meter. Sementara itu, ukuran pondasi batu belah yang akan dibuat adalah seperti gambar dibawah ini. Lebar bagian bawah (L1), dan tinggi (T) pondasi adalah 50 cm; sementara bagian atas (L2)= 25 cm.

Maka volume pekerjaan galian tanah, hitung pakai rumus:
= (T + 0,05) x L1 x P
= (0,50 + 0.05) x 0.50 x 74,50 = 20,48 m³

b. Pasang pasir urug

Pasir urug berada dibagian bawah pondasi batu belah. Artinya harus terpasang sepanjang pondasi tersebut. Dan, tebal 5,0 cm. Oleh sebab itu, volume pekerjaan ini hitung dengan rumus:
= 0,05 x L1 x P
= 0,05 x 0,50 x 74,50 = 1,86 m³

c. Pasang batu belah

Diantara 4 macam sub jenis pekerjaan, biaya pemasangan batu belah pasti yang paling tinggi. Karena membutuhkan material yang sangat banyak. Antara lain batu belah, semen, dan pasir. Belum lagi upah tukang. Oleh sebab itu, volume pekerjaan batu belah harus hitung sermat. Yakni menggunakan rumus sebagai berikut:
= (L1 + L2) ; 2 x T x P
= (0,25 + 0.50) : 2 x 0,50 x 74,50 = 13,96 m³

d. Urug tanah kembali

Pekerjaan urug tanah kembali artinya, memasukkan tanah kembali pada lubang yang telah Anda gali sebelumnya, setelah pasir urug serta pondasi batu belah terpasang dengan baik. Volume pekerjaan ini hitung dengan rumus:
= Volume tanah gali – Volume pasir urug – Volume pondasi batu kali
= 20,48 – 1,86 – 13,96 = 4,66 m³

Analisa biaya pemasangan batu belah

Setelah volume pekerjaan selesai. Tahap selanjutnya adalah menghitung anggaran biaya pelaksanaan per item/sub pekerjaan. Caranya adalah menggunakan table AHSP (Analisa Harga Satuan Pekerjaan). Seperti contoh gambar dibawah ini.

Tabel AHSP pondasi batu belah dengan campuran/aggregat 1:6

Catatan:
• Biaya upah, dan bahan yang tercantum dalam tabel Analisa adalah hanya contoh. Oleh sebab itu perlu Anda sesuaikan dengan harag satuan ter-update di temapt Anda berada.
• Komposisi aggregat (campuran) yang digunakan dalam Analisa adalah 1:6. Artinya 1 Semen; dan 6 Pasir. Diluar komposisi tersebut, tabel Analisa dinyatakan tidak berlaku.

Dengan demikian rincian biaya pekerjaan pondasi rumah, adalah sebagai berikut:

  1. Galian tanah = 20,48 x Rp 75.487 = Rp 1.545.973,76
  2. Pasang pasir urug = 1,86 x Rp 313.335 = Rp 582.803,10
  3. Pasang batu belah = 13,96 x Rp 1.087.218 = Rp 15.177.563,28
  4. Urug tanah kembali* = 4,66 x Rp 37.750 = Rp 175.915,-

Jadi total biaya pemasangan batu belah adalah Rp 17.482.255,14
Bulatkan menjadi Rp 17.482.000,-
Biaya rata-rata:
= Rp 17.482.000 : 74,50 m
= Rp 234.657,72 Per meter lari.

(*) umumnya dihitung ½ x Biaya gali tanah.

Perhitungan kebutuhan bahan pondasi

Disini saya juga membuat perhitungan kebutuhan material untuk pekerjaan pondasi tersebut. Agar teman-teman paham cara menghitung material. Adalah tetap mengacu pada volume pekerjaan pondasi, serta Koefisien masing-masing bahan yang dibutuhkan. Koefisien tersebut tercantum dalam tabel Analisa Harga satuan Pekerjaan. Tepatnya pada kolom ke-5.

Rincian kebutuhan material adalah sebagai berikut:

  1. Batu belah = 1,2 x 13,96 m³ = 16,752 m³
  2. Semen = 117 x 13,96 m³ = 1.633,32 Kg. (Atau sama dengan 40,83 zak. @40 kg)
  3. Pasir = 0,56 x 13,96 m³ = 7,717 m³

Demikian contoh perhitungan biaya pemasangan batu belah untuk membuat rumah tinggal lantai 1. Ukuran 9×10, atau seluas 90,0 m². Bersamaan dengan berakhirnya topik ini, lengkap sudah pengetahuan Anda tentang material alam, ragam jenisnya, cara memilih material hingga contoh perhitungan biaya. Yang kami sajikan dalam 4 artikel bersambung. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh bantuan untuk Aplikator Material Baja & Perhitungan Struktur Bangunan? Ayo Chat dengan kami!