Materi yang ringan-ringan saja dulu iya sobat. Kali ini tentang pondasi cakar ayam. Atau, dalam bahasa Inggris disebut foot plat. Walau sebenarnya foot plate sendiri hanya salah satu bagian dari pondasi tersebut. Penasaran kan?.
Latar belakang kegunaan
Pondasi cakar ayam termasuk salah satu jenis pondasi dangkal. Nah, pondasi dangkal sendiri, adalah salah satu dari 2 jenis pondasi yang terdapat pada bangunan. Selain pondasi dangkal, ada pondasi dalam.
Mengapa disebut sebagai pondasi dangkal?. Karena kedalaman pondasi hanya beberapa meter dibawah permukaan tanah. Sepengetahuan, dan berdasarkan pengalaman BajaSatu, maksimal 2,5 meter. Selebihnya, berarti bangunan tersebut tidak pantas lagi pakai pondasi cakar ayam.
Jadi, boleh disebut pondasi ini hanya cocok untuk bangunan lantai 1 dan 2. Lebih dari itu, karena beban bangunan makin besar, idealnya adalah pakai pondasi dalam. Misalnya pancang, atau sistem bore pile. Dengan demikian, struktur bangunan akan kokoh.
Ragam komponen dan jenis bahan
Salah satu bentuk pondasi cakar ayam adalah seperti gambar di bawah ini.

Komponen dan material yang digunakan adalah:
1. Lantai kerja
Terdiri dari pasir urug dan beton, jenis agregat halus. Sesuai namanya, komponen ini berfungsi untuk memudakan pemasangan besi tulangan, serta bekisting. Karena lantai pondasi harus benar-benar datar, dan keras.
Tebal lantai kerja, maupun pasir urug umumnya dibuat sama. Yakni antara 5-8 cm. Dengan ketentuan, makin kecil tapak pondasi, tebal lantai kerja juga semakin berkurang.
2. Besi tulangan
Besi tulangan untun pondasi cakar ayam ada 3 macam. Yakni sengkang, batang tulangan vertikal, dan tulangan horizontal. Yaitu terbuat dari besi beton polos, dan/atau besi ulir.
Sebelum di rangkai pada titik pemasangan pondasi. Komponen ini sebanarnya menjadi 2 bagian. Yakni bagian atas yang berguna sebagai batang tekan. Sering disebut kolom pedestal.
Serta, bagian bawah pondasi cakar ayam. Atau, sering disebut tapak. Adalah berfungsi sebagai tumpuan, sekaligus sebagai media penerus beban ke dalam tanah.
3. Bekisting (cetakan beton)
Agar pondasi cakar ayam bisa terbentuk dengan sempurna, sesuai dengan ukuran yang di inginkan. Anda harus membuat bekisting. Menggunakan material kayu, jenis tripleks atau papan.
Cetakan tersebut sebelumnya Anda bentuk di luar. Kemudian, setelah jadi. Anda masukkan ke dalam lubang pondasi. Dengan syarat, besi tulangan sudah terpasang dengan sempurna. Pada tempat yang telah ditentukan. Sesuai dengan denah pondasi cakar ayam.
4. Agregat (cor beton)
Adalah bagian terakhir yang perlu Anda persiapkan untuk membuat pondasi. Komponen ini terdiri dari semen, pasir, kerikil dan air. Adapun komposisi 4 jenis material tersebut adalah sesuai kelas mutu beton yang akan dibuat.
Standar mutu beton untuk pondasi ini adalah K-250. Namun, dalam keadaan khusus bisa juga lebih. Yaitu menggunakan K-275, K-300 dan seterusnya. Jelas, tidak boleh kurang dari K-250.
Ragam bentuk pemasangan pondasi
Selain berdasarkan jenis bahan, dan komponen. Pemasangan pondasi ini juga bermacam-macam. Yakni dibedakan berdasarkan pertemuan antara tapak, dengan kolom pedestal. Seperti terlihat pada gambar berikut.

Keterangan gambar
Gambar A diterapkan pada titik pasang di pojok bangunan. Hal itu bertujuan agar galian tanah untuk pondasi, maupun pemasangan pondasi itu sendiri, tidak keluar dari batas lahan.
Sementara gambar B, memiliki tujuan yang sama dengan type A. Hanya perletakan pondasi cakar ayam bukan di sudut. Tapi, di sepanjang tepi lahan.
Sedangkan model C, diterapkan pada pondasi cakar ayam yang berada ditengah lahan. Oleh sebab itu, posisi kolom pedestal bisa tepat di tengah foot plate. Apakah metode ini paling bagus, dibanding A dan B?.
Kelebihan dan kekurangan tapak ditinjau dari letak
Jawaban pertanyaan tadi. Benar. Karena, beban akan tersalurkan secara merata, dan proporsi. Ke permukaan pondasi. Sementara type A dan B, akan terpusat pada tiang kolom pedestal. Sementara, bagian terjauh dari pedestal memikul beban yang relatif kecil.
Namun demikian dari segi kekuatan, karena terdapat balok (sloof) pada kolom pedestal. Sehingga, sebelum beban struktur diteruskan ke bawah, sebenarnya sudah terjadi pemeliharaan. Yakni pada/melalui balok tersebut. Oleh sebab itu, bangunan tetap kokoh, walau dengan berbagai macam pola pondasi cakar ayam digunakan.
Selain hal tersebut, mencegah tekuk pada tapak, akibat beban yang tidak merata. Umumnya tebal cor di buat berbeda. Bagian tepi lebih tipis, sementara bagian pertemuan dengan kolom pedestal agak tebal. Dengan ketentuan sudut kemiringan 2-5%.
Rincian pekerjaan pondasi cakar ayam
Sejak persiapan pekerjaan hingga proses finishing. Uraian pekerjaan terdiri dari 9 tahap, anatara lain:
1. Menyiapakan gambar kerja dan material
2. Persiapan alat kerja
3. Membuat besi tulangan
4. Menggali tanah
5. Memasang besi tulangan
6. Memasang bekisting
7. Cor beton
8. Bongkar bekisting
9. Urug tanah kembali
Masing-masing pekerjaan ini ke depan akan kami bahas satu per satu, dan bisa Anda dapatkan di website bajasatu.com. Supaya ekstra detail. Pun, kalau kami buat sekaligus dalam 1 halaman, pasti Anda akan bosan. Jadi, lebih baik terpisah. Layaknya cerita bersambung.
Namun, untuk diketahui sebelumnya tentang item pekerjaan pondasi cakar ayam ini. Pelaksanaan pekerjaan harus bersanmaan dengan balok sloof. Terutama dalam hal: 1]. Galian tanah, 2]. Pembesian, 4]. Bikisting dan 5]. Cor.
Maka dari itu, perlu kerjasama antara team pondasi dengan balok sloof. Sebab, selain soal teknis pelaksanaan, kelas mutu kedua beton tersebut juga umumnya sama. Demikian ulasan mengenai ragam jenis bahan, dan bentuk pondasi cakar ayam. Semoga bermanfaat.

[…] lain untuk pemasangan pondasi bangunan, drainase, instalasi air bersih, tandon bawah tanah (GWT/Ground Water Tank), saptik tank, […]
[…] kasus yang sama banyak ditemukan dalam penyusunan anggaran biaya bangunan. Contoh lain adalah pondasi cakar ayam, pemasangan lantai keramik, dan pasang plafon. Maka dari itu Anda harus membuat daftar Harga Satuan […]